Rabu, 08 Februari 2023

PRAY FOR TURKEY AND SURIAH

 Sampai saat ini, ribuan orang dinyatakan tewas usai tertimpa runtuhan bangunan akibat gempa yang terjadi di Turki dan Suriah.


Dilansir AFP, Rabu (8/2/2023) jumlah korban tewas gempa Turki mencapai 7.926 orang. Total tersebut terdiri dari 2.032 korban meninggal di Suriah dan 5.894 warga Turki yang juga tewas akibat gempa bumi.


Mari kita senantiasa berdo'a semoga dihindarkan Allah dari keburukan dan saudara-saudara kita disana diberi kesabaran oleh Allah SWT.

view in video👇



Rabu, 09 Februari 2022

PENDAFTARAN PPG DALAM JABATAN RESMI DIBUKA | AYO CEK SIMPKB MASING-MASING

 Asssalamu'alakum sahabat Guru atau Pendidik di seluruh Indonesia...

Jadwal Registrasi PPG dalam jabatan Sudah rilis ya, silahkan Lihat simpkb masing-masing
PPG Daljab ini hanya untuk guru yang diangkat atau TMT mengajar nya di dapodik sebelum 1 januari 2019 yaa....

Silahkan buka Simpkb masing-masing pada pukul 10.00 WIB Hari ini Kamis, 10 Februari 2022

Jangan Lupa Kunjungi juga halaman Youtube Ustadz Rahman Channel yaa Berikut Linknya "konten dan info-info menarik lainnya"

Selalu semangat untuk Bapak/Ibu Guru Hebat
Terimakasih

Sabtu, 15 September 2018

JURNAL PENELITIAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN CONSTRUCT 2


PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROIN MENGGUNAKAN CONSTRUCT 2 MATERI INTI ATOM DAN SUMBER-SUMBER ENERGI KELAS XII SMA/MA

Rahman Al Hakim*)
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
Prima Aswirna**)
Nurhasnah***)
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

*) Mahasiswa Jurusan Tadris IPA Kosentrasi Fisika
**) Dosen Jurusan Tadris IPA Kosentrasi Fisika
***) Dosen Jurusan Tadris IPA Kosentrasi Fisika



Abstract
This research is motivated by the difficulty of students understanding the concept of physics, especially in atomic core material and energy sources because of the many abstract explanations and students can only imagine without knowing the actual picture so that with the existence of this learning media can help students understand the concepts that it is abstract, besides this media can also help overcome the limitations of learning hours in school because this Android-based learning media can be used anytime and anywhere. The purpose of this study is to develop adroid-based physics learning media using Construct 2 on atomic core material and energy sources using the Research and Development (R & D) development research model of the Four-D Model development model. Based on the data analysis that has been done, it is obtained the results that the Android-based physics learning media uses Construct 2 on atomic core material and energy sources are very valid, practical and effective. The acquisition of the average value of the validity of the products produced has a very valid feasibility category. The average value for practicality with practicality categories obtained a very practical category. The acquisition of the average value of the effectiveness of physics learning media in the very effective category.

Keywords: Android, Construct 2, learning media, physics educators, students.



Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya peserta didik memahami konsep fisika terutama pada materi inti atom dan sumber-sumber energi karena banyaknya penjelasan yang bersifat abstrak dan siswa hanya bisa membayangkan tanpa mengetahui gambaran yang sebenarnya sehingga dengan adanya media pembelajaran ini dapat membantu siswa memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak tersebut, selain itu media ini juga dapat membantu mengatasi keterbatasan jam pembelajaran di sekolah karena media pembelajaran berbasis android ini dapat digunakan kapan dan dimana pun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran fisika berbasisi adroid menggunakan Construct 2 pada materi inti atom dan sumber-sumber energi dengan menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) model pengembangan Four-D Model. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa media pembelajaran fisika berbasis android menggunakan Construct 2 pada materi inti atom dan sumber-sumber energi sangat valid, praktis dan efektif. Perolehan nilai rata-rata validitas  produk yang dihasilkan memiliki kategori kelayakan sangat valid. Nilai rata-rata untuk praktikalitas dengan kategori kepraktisan yang diperoleh memiliki kategori sangat praktis. Nilai rata-rata efektifitas media pembelajaran fisika diperoleh kategori sangat efektif.


Kata kunci: Android, Construct 2, media pembelajaran, pendidik fisika, peserta didik.



PENDAHULUAN
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kian pesat, hal tersebut dapat dilihat secara langsung maupun tidak langsung (Frydenberg, 2015). Salah satu penyebab pesatnya perkembangan teknologi yaitu karena kebijakan pemerintah yang memberikan peluang kepada masyarakat untuk dapat mengakses teknologi informasi dan komunikasi yang biasanya diatur dalam undang-undang atau peraturan di banyak negara (Sarkar, 2012; Alom dkk., 2016). Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama pemanfaatan internet dan teknologi mobile (Inan dan Lowther, 2009). Masyarakat telah banyak yang memiliki dan menggunakan perangkat mobile atau yang sering kita kenal dengan smartphone sehingga membuka peluang penggunaan perangkat teknologi bergerak dalam dunia pendidikan.
..........................................................


METODE PENELITIAN
Jenis penilitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian pengembangan adalah suatu proses yang dipakai untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan.
Penelitian ini diadakan pada bulan Maret 2018 semester II tahun ajaran 2017/2018. Tempat penelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh.
Objek penelitian ini adalah media pembelajaran fisika berbasis android menggunakan Construct 2 pada materi inti atom dan sumber-sumber energi untuk kelas XII semester II. Subjek penelitian terdiri dari siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh. Terdiri atas 2 orang guru fisika dan 20 orang siswa kelas XII MIA.
Prosedur pengembangan dimulai dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah angket validitas, angket uji praktikalitas dan angket uji efektifitas. Adapun prosedur dari model 4-D ini yaitu sebagai berikut :
...............................................................

HASIL PENELITIAN
Setelah melakukan pengumpulan data dari penelitian, berdasarkan tujuan dan prosedur penelitian yaitu untuk menghasilkan media pembelajaran fisika berbasis android pada materi inti atom dan sumber-sumber energi yang valid, praktis dan efektif, diperoleh hasil penelitian berupa pengembangan media pembelajaran fisika berbasis android pada materi inti atom dan sumber-sumber energi adalah sebagai berikut:
.................................


Uji Kualitas Produk

Validitas Produk
Data uji validitas diperoleh dari pengisian angket validitas materi/isi, angket validitas media/kontruksi, dan angket validitas bahasa. Angket diisi oleh 5 orang validator ahli terdiri dari 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 1 orang ahli bahasa. Berikut ini disajikan data uji coba validitas materi/ isi:


Gambar 3. Hasil Validitas materi/isi

 ................................................
Praktikalitas

Hasil uji praktikalitas terhadap media pembelajaran berbasis android menggunakan Construct 2 terbagi atas uji praktikalitas pendidik di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh dan uji praktikalitas oleh peserta didik kelas XII MIA Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh. Uji praktikalitas diperoleh dari penyebaran angket yang diisi oleh dua orang pendidik Fisika di  Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh dan pada uji praktikalitas oleh peserta didik dilakukan oleh 10 orang peserta didik. Dihasilkan nilai rata-rata praktikalitas dari kedua penilaian sebagai berikut:
........................

Efektifitas
Peserta didik diminta untuk memberikan tanggapan mengenai media pembelajaran fisika berbasis android menggunakan Construct 2. Setiap penyataan memperoleh skor satu sampai empat. Jumlah peserta didik yang memberi tanggapan terhadap media pembelajaran berbasis android menggunakan Construct 2 adalah 15 orang. Nilai rata-rata dari seluruh peserta didik yaitu sebagai berikut:
.........................
PEMBAHASAN
Analisis Validitas
Berdasarkan hasil penilaian materi/isi diperoleh nilai 89.17 %. Menurut tabel validitas dari Riduwan nilai rentang 89,17 termasuk kategori sangat valid. Hal ini berarti media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi KI, KD, indikator pembelajaran dan tujuan pembelajaran....................................

Analisis Praktikalitas

Berdasarkan uji praktikalitas pendidik media pembelajaran diberikan kepada 2 orang  pendidik fisika diperoleh nilai rata-rata 82.5. Menurut tabel praktikalitas dari Riduwan nilai rentang 82.5 termasuk kategori sangat praktis. Hal ini berarti media pembelajaran yang dikembangkan mudah digunakan oleh pendidik.
...................................
Analisis Efektifitas
Analisis data dari angket uji efektifitas dari 15 orang peserta didik kelas XII MIA Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Payakumbuh didasarkan kepada aspek minat belajar peserta didik diperoleh nilai rata-rata 79,67. Menurut tabel validitas dari Riduwan nilai rentang 79,67 termasuk kategori sangat efektif, dilihat..............................................

KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Tujuan pengembangan media pembelajaran berbasis android menggunakan Construct 2 materi inti atom dan sumber-sumber energi adalah untuk memperoleh produk yang valid, praktis dan efektif. Produk.......................................


Saran
Untuk peneliti selanjutnya agar dapat lebih mengembangkan cara penggunaan aplikasi Construct 2..................................................

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Adiwijaya, Mohamad, dkk. Perancangan Game Edukasi Platform Belajar Matematika Berbasis Android menggunakan Construct 2. Vol. 4, no. 1, 2015, hlm. 6.

Alom, B. M. Monjurul, dkk. “Multiplayer Game Design: Performance Enhancement with Employment of Novel Technology.” International Journal of Computer Applications, vol. 145, no. 1, Juli 2016, hlm. 27–32. Crossref, doi:10.5120/ijca2016910545.

Anggraeni, Retno Dian, dan Rudy Kustijono. “Pengembangan Media Animasi Fisika Pada Materi Cahaya Dengan Aplikasi Flash Berbasis Android.” Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), vol. 3, no. 1, Juni 2013, hlm. 11. Crossref, doi:10.26740/jpfa.v3n1.p11-18.

Apriyanto, Apriyanto, dan Ishak Saputra Lasodi. Pembuatan Game Labirin Menggunakan Aplikasi Construct 2 Berbasis Online. Vol. 2, 2016, hlm. 10.

Budiman, Haris. Peran Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pendidikan. Vol. 8, 2017, hlm. 9.

Bustomi, Abu Yazid. Aplikasi Pembelajaran Panca Indra pada Manusia Berbasis Android. Vol. 3, no. 1, Februari 2010, hlm. 25–36.

Darmanto, Budi, dan Endah Sudarmilah. Game Edukasi Dampak Pergaulan Bebas. Vol. 03, 2016, hlm. 8.

Diartono, Dwi Agus. Media Pembelajaran Desain Grafis Menggunakan Photoshop Berbasis Multimedia. Vol. 8, no. 2, 2008, hlm. 155–67.

Frydenberg, Mark. “Game Development as a Pathway to Information Technology Literacy.” Information Systems and Computing Academic Professionals, vol. 425, no. 3, 2015, hlm. 15.

Hadi, W. S., dan P. Dwijananti. Pengembangan Komik Fisika Berbasis Android Sebagai Suplemen Pokok Bahasan Radioaktivitas Untuk Sekolah Menengah Atas. Vol. 2, 2014, hlm. 10.

Hastuti, Nuraida Lutfi, dkk. Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Edutainment berupa Android Mobile Game untuk Siswa SMP Kelas VII pada Materi Segi Empat. Vol. 6, no. 2, 2017, hlm. 9.

Hendrique, Mychelline, dkk. Tabuada da Velha: Um Jogo Educacional Sobre Adição e Subtração. 2015, hlm. 310. Crossref, doi:10.5753/cbie.wcbie.2015.310.

Inan, Fethi A., dan Deborah L. Lowther. Factors Affecting Technology Integration in K-12 Classrooms: a Path Model. Vol. 58, 2009, hlm. 137–154.

Irawan, Irfan Bagus, dkk. Pembuatan Media Pembelajaran Mobile Pocket Book Berbasis Android Menggunakan Adobe Flash Professional Cs6 Pada Materi Usaha Dan Energi. Vol. 3, 2016, hlm. 6.

Kim, Yoon Jeon, dkk. “Applying Evidence-Centered Design for the Development of Game-Based Assessments in Physics Playground.” International Journal of Testing, vol. 16, no. 2, April 2016, hlm. 142–63. Crossref, doi:10.1080/15305058.2015.1108322.

Mann, Phebe, dan David Wong. Serious EdGames©: Digital Innovative Serious Educational Gaming for Mobile Technology. Vol. 12, no. 1, 2015, hlm. 10.

Oktavia, Nur, dkk. Pembuatan Game Edukasi Berbasis Construct 2 Sebagai Media Pembelajaran Fisika Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Vol. 5, 2015, hlm. 12.

Purnama, Bambang Eka. Pemanfaatan Teknologi Wap Telepon Seluler Untuk Media Pembelajaran Jarak Jauh. Vol. 1, no. 3, 2009.

Putriani, Deary, dkk. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android dengan Program Construct 2 pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar untuk Siswa SMP Kelas 8. Vol. 6, no. 3, 2017, hlm. 10.

Salaki, Reynaldo Joshua, dan Clief Reymond Kawet. Design Mobile Learning (M-Learning) Android on The Introdution of Animal and Plant Material for Elementary School. Vol. 3, 2015, hlm. 6.

Sarkar, Sukanta. The Role of Information and Communication Technology (ICT) in Higher Education for the 21st Century. Vol. 1, no. 1, 2012, hlm. 30–41.

Septianita, Riska. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Android dengan Teknologi Augmented Reality pada Materi Fluida Statis untuk Siswa Kelas X SMA IPA. Vol. 11, 2016, hlm. 9.

Simanjuntak, Bontang Ronauli, dkk. “The Development of Web-based Instructional Media for Teaching Wave Physics on Android Mobile.” Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, vol. 4, no. 1, Juni 2018, hlm. 1–10. Crossref, doi:10.21009/1.04101.

Suyoso, dan Sabar Nurohman. Developing Web-Based Electronics Modules As Physics Learning Media. Vol. 44, 2014, hlm. 10.

Takaendengan, Mahardika, dan Antonius P. G. Manginsela. Android Based Learning Method On Human Body Skeletal System. Vol. 3, 2015, hlm. 7.

Memberi Label Pada CD-R atau DVD-R

Assalammu'alaikum reader sekalian,

pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu dengan pada reader sekalian, bahwa sesungguhnya jika kita ingin menyimpan sebuah project atau file penting yang ukurannya tidak terlalu besar atau kurang dari 700 MB kita dapat menyimpannya pada CD/DVD-R dan untuk membuat kita gampang mengingat mana CD untuk file tertentu kita dapat memberinya label dengan tampilan yang menarik.
sebenarnya jika dibandingkan daripada menyimpan file di flashdisk menggunakan CD/DVD-R ini lebih hemat biaya karna harganya yang murah
Atau CD-R ini juga dapat digunakan untuk mengumpulkan tugas atau skripsi, tesis disertasi atau file penting lainnya dalam bentuk softcopy kepada dosen, perpustakaan, lembaga atau  instansi2 terkait lainnya, serta juga bisa untuk menyimpan file pribadi.
Naah untuk itu agar lebih menarik perlu rasanya kita memberi label pada CD/DVD-R yang kita gunakan tersebut,,,,
Disini admin menyediakan jasa bagi para reader yang ingin membuat label pada CD/DVD-R dengan harga yang murah, semakin banyak pesanannya akan semakin murah, untuk info lebih lanjut silahkan hub wa: 082389990417
OK.... sekian dulu terimakasih telah berkunjung ke blog ini....

berikut contoh cover dan label untuk CD-R atau DVD-R

Notification Untuk Para reader Setia Berbagi Ilmu

Assalammu'alaikum reader sekalian, sebelumnya saya minta maaf karena baru aktif kembali di blog ini, dan saya memberitahukan kepada kita semua bahwa alamat blog ini yang awalnya roahman.blogspot.com suadah diganti dengan keteklesek.blogspot.com

Terima kasih untuk tetap setia berkunjung ke blog ini

MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS ANDROID MATERI INTI ATOM KELAS 12 SMA KURIKULUM 2013

Assalammu'alaikum para reader,,,,
sebelumnya saya minta maaf karena sudah lama tidak berbagi ilmu dengan reader semuanya, kali ini saya akan memperkenalkan salah satu hasil karya saya yaitu sebuah media pembelajaran fisika berbasis android, media ini dapat membantu dalam pembelajaran fisika dan dapat diakses secara ofline dengan android kita, untuk itu sangat sesuai sekali dengan kemajuan teknologi saat ini serta media ini dapat diakses kapan dan dimanapun asal kita membawa android, cocok sekali untuk siswa kelas 12 yang harus selalu belajar agar mendapat nilai yang tinggi dan bisa melanjutkan pendidikan ke universitas yang berkualitas.
Media pembelajaran yang saat ini telah saya selesaikan yaitu membahas tentang inti atom dan sumber-sumber energi. Bagi para reader yang berprofesi sebagai pendidik atau peserta didik dapat menggunakan media yang saya buat ini dalam pembelajaran baik disekolah ataupun di luar jam sekolah.
Berikut preview dari media pembelajaran berbasis android materi inti atom dan sumber-sumber energi....


Media ini bertujuan untuk meningkatkan minat peserta didik dalam belajar serta sebagai pengganti buku paket pembelajaran yang memiliki ukuran besar dan susah di bawa oleh peserta didik.

Bagi para reader yang menginginkan media pembelajaran berbasis android ini atau ingin dibuatkan media pembelajaran berbasis android dapat menghubungi saya melalui whatsapp 082389990417 atau emali rahmanalhakim95@gmail.com

Selasa, 26 Desember 2017

Cemilan Enak Kikhakroni

Promote

Kikhakroni

Cemilan enak
Bwat yang suka ngemil wajib coba nich
Enaak bnget dech di jamin gak bakalan nyesal dech.... Tersedia banyak varian rasa, diantaranya:
*Keju
*Barbeque
*Coklat
*Balado
*Jagung Bakar
*Rumput Laut
*Mewek (Pedes)
*Bete (Agak pedes)
*Nyengir (Pedes dikit)
*ngamuk (pedes Banget)

Bruan pesan

chat aja langsung atau via bbm:  DA141204 or wa : 083180541006

Harga murah cuma Rp 8.000,- aja
Buruan pesan

Jumat, 03 Maret 2017

Contoh RPP Kurikulum 2013



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP 4)

Satuan Pendidikan      : SMP Negeri 2 Lubuk Alung
Mata Pelajaran            : IPA
Kelas/ Semester           : VII/ Semester I
Materi Pokok              : Suhu dan Perubahannya
Alokasi Waktu            : 3 X 40 menit

A.    TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Melalui kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menentukan skala termometer tak berskala dengan membandingkan dengan termoeter berskala.
2.      Melalui kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menjelaskan pengertian titik tetap dalam penentuan skala suhu.

B.     KOMPETENSI DASAR
3.4  Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.      Menentukan skala suhu dengan melakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermometer.
2.      Menentukan skala thermometer tak berskala dengan membandingkan dengan temometer berskala.

C.    MATERI PEMBELAJARAN

Pertemuan II : Membuat Skala Suhu Termometer (3 JP)

1.      Fakta
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah Termometer dan termometer ini jika dilihat dari skalanya juga terdapat beberapa jenis yaitu Celcius, Fahrenheit, Reamour dan Kelvin. Masing-masing termometer ini dibedakan dari titik tetap bawah dan titik tetap atasnya. Dalam hal ini kita pun bisa membuat termometer sendiri yaitu dengan membuat titik tetap bawah dan titik tetap atas sendiri.



2.      Konsep
Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap: titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0 0C dan titik tetap atas 100 0C (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, 0 K artinya tidak ada energi panas sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadap yang lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang mendekati 0 K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 K.
Pertemuan II dimaksudkan untuk melatihkan kepada peserta didik bagaimana membuat skala suhu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
1)      Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap, yaitu titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0oC dan titik tetap atas 100oC (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
2)     Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, O K artinya tidak ada energi panas sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadapyang lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang mendekati O K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 0K.
                             Contoh hasil pekerjaan peserta didik
Termometer skala EdoTitik tetap bawah: 20oETitik tetap atas100oE

Benda yang diukur
suhunya
Hasil pengukuran dalam
skala Celcius
Hasil pengukuran
dalam skala Edo
Tubuh
37
50
Air hangat
60
70


3.      Prinsip
Komunikatif dan Kontekstual
50 oC   = 40 R = 122 F  = 323 K

4.      Prosedur
a.       Prosedur Pembelajaran
1.      Mebangun Konteks
2.      Pemodelan/dekonstruksi
3.      Rekonstruksi
4.      Konstruksi
b.      Materi yang di ajarkan
1.      Menjelaskan dasar penetapan skala suhu
2.      Menjelaskan macam-macam skala suhu
3.      Menjelaskan bagaimana membuat termometer dengan skala sendiri

D.    METODE PEMBELAJARAN
1.      Pendekatan           : Saintifik
2.      Metode                  : Diskusi
3.      Model                    : Discovery Learning

E.     MEDIA PEMBELAJARAN
a.       Media                    : Infocus, Laptop
b.      Alat dan Bahan     :
1.      Termometer Alkohol atau Raksa dengan skala celcius
2.      Termometer yang belum memiliki skala
3.      Air es
4.      Air panas
5.      Spidol
6.      2 buah ember atau bejana
7.      Alat Pemanas Air

F.     SUMBER BELAJAR
v  Buku IPA SMP Kelas VII, Puskurbuk 2013
v  Buku penunjang yang relevan (misalnya BSE CTL, internet)

G.    LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan Kedua (3 JP)
Kegiatan
Langkah – langkah Model Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
Menciptakan Situasi
Ø  Guru menanyakan kehadiran siswa dan menyuruh siswa berdo’a dan baca Al-Qur’an
Ø  Pemusatan perhatian :
Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik tunjukkanlah hasil pengukuran sebuah benda dengan beberapa macam skala termometer. Mintalah Peserta Didik menyampaikan idenya tentang “mengapa angka yang ditunjukkan berbeda?”.
Ø  Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran
20 menit
Kegiatan inti
Identifikasi Masalah dan Pengumpulan Data
Secara berkelompok, Peserta Didik melakukan kegiatan LKS yang dibuat guru mengacu pada buku Peserta Didik “ membuat Skala pada termometer zat cair”.
70 menit
Pengolahan Data dan Verifikasi
Peserta Didik menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi – inferensi – komunikasi). Doronglah Peserta Didik untuk tidak takut salah.
Generalisasi
Konfirmasi hasilnya lebih lanjut ke cara pembandingan skala suhu
Penutup

Lakukan refleksi serta penugasan
30 menit

H.      PENILAIAN
1.  Bentuk Instrumen

Metode
Bentuk Instrumen
 Tes Unjuk Kerja


 Tes penilaian kinerja


a.      Lembar Pengamatan Ketrampilan
No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan pertanyaan/masalah



2
Melakukan pengamatan atau pengukuran



3
Menafsirkan data



4
Mengomunikasikan







Rubriknya:

Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
Merumuskan pertanyaan/
Masalah
Masalah tidak dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan guru
Perumusan masalah
dilakukan secara
mandiri (individual atau
kelompok)
Pengamatan
Pengamatan tidak cermat
Pengamatan cermat,
tetapi mengandung
interpretasi (tafsiran
terhadap pengamatan)
Pengamatan cermat dan bebas interpretasi
Menafsirkan data
Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan antarvariabel
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Mengomunikasikan
Dilakukan secara lisan
Lisan dan tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil tertulis sebagai bagian dari penyajian secara lisan

b.      Penilaian Kinerja Melakukan Percobaan

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan masalah, hipotesis, dan  merencanakan percobaan



2
Merangkai alat



3
Melakukan pengamatan/pengukuran



4
Melakukan analisis data dan menyimpulkan




Rubriknya

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan masalah, hipotesis, dan merencanakan percobaan
Tidak mampu merumuskan
masalah, hipotesis, dan merencanakan percobaan
Dilakukan dengan bantuan
Guru
Dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
2
Merangkai alat
Rangkaian alat tidak benar
Rangkaian alat benar,tetapi tidak rapi atau tidak memperhatikan
keselamatan kerja
Rangkaian alat benar, rapi, dan memperhatikan
keselamatan kerja
3
Melakukan pengamatan/pengukuran
Pengamatan tidak cermat
Pengamatan cermat, tetapi
mengandung interpretasi

Pengamatan cermat dan
bebas interpretasi
4
Melakukan analisis data dan menyimpulkan
Tidak mampu
Dilakukan dengan bantuan guru
Dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)

c.       Penilaian Produk Hasil Percobaan

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Hasil rumusan pertanyaan/masalah yang akan diselidiki



2
Hasil rumusan hipotesis



3
Hasil perencanaan percobaan



4
Hasil pengamatan atau pengukuran



5
Hasil analisis dan kesimpulan




Rubriknya

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Hasil rumusan pertanyaan/masalah yang akan diselidiki
Tidak berupa
masalah
Ada, dalam bentuk pernyataan namun
mengarah ke penyelidikan, atau
pertanyaan yang tidak lengkap
Ada, dalam bentuk
pertanyaan, mengarahkan
ke penyelidikan
2
Hasil rumusan hipotesis
Ada, namun tidak
berupa hipotesis
Ada, sudah mengarah ke jawaban
sementara permasalahan, namun
tidak mengaitkan variabel-variabel percobaan
Ada, dalam bentuk
pernyataan, mengaitkan
variabel-variabel
percobaan, mengarahkan ke penyelidikan
3
Hasil perencanaan percobaan
Tidak menunjukkan
sebagai perencanan
percobaan
Sudah ada langkah-langkah perencanaan, belum seluruh langkah
yang seharusnya ada
Sudah ada langkah langkah
perencanaan,
mencakup langkah yang seharusnya ada
4
Hasil pengamatan atau pengukuran
Data tidak
menunjukkan hasil
pengamatan yang
cermat, lengkap,
dan aman
Data hanya menunjukkan dua aspek dari cermat, lengkap, aman; masih mencampurkan data dengan inferensi
Data hanya menunjukkan
dua aspek dari cermat,lengkap, aman; bebas dari inferensi
5
Hasil analisis dan kesimpulan
Tidak melakukan
analisis data (hanya
menyajikan data,
tanpa analisis lebih
lanjut)
Ada hasil analisis data, namun tidak
melakukan  upaya penyimpulan
Ada analisis dan simpulan
(menjawab masalah atau
menunjukkan kebenaran/
ketidakbenaran hipotesis)


Mengetahui                                                                            Lubuk Alung,   November 2016
Guru Pamong PPL                                                                Mahasiswa PPL



NELUL KHAIRAT, S.Pd                                                    RAHMAN AL HAKIM
NIP. 19630515 1989 03 2 006                                              NIM. 1314080216