Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP
4)
Satuan Pendidikan :
SMP Negeri 2 Lubuk Alung
Mata Pelajaran :
IPA
Kelas/ Semester :
VII/ Semester I
Materi Pokok :
Suhu dan Perubahannya
Alokasi Waktu :
3 X 40 menit
A.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
1.
Melalui
kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menentukan skala
termometer tak berskala dengan membandingkan dengan termoeter berskala.
2.
Melalui
kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menjelaskan
pengertian titik tetap dalam penentuan skala suhu.
B. KOMPETENSI DASAR
3.4 Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor,
perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk
mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh
pada manusia dan hewan.
INDIKATOR
PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.
Menentukan skala suhu dengan
melakukan pengukuran suhu dengan
menggunakan thermometer.
2.
Menentukan skala thermometer tak berskala dengan membandingkan dengan temometer berskala.
C. MATERI PEMBELAJARAN
Pertemuan II : Membuat Skala Suhu Termometer (3 JP)
1. Fakta
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah Termometer dan termometer
ini jika dilihat dari skalanya juga terdapat beberapa jenis yaitu Celcius,
Fahrenheit, Reamour dan Kelvin. Masing-masing termometer ini dibedakan dari
titik tetap bawah dan titik tetap atasnya. Dalam hal ini kita pun bisa membuat
termometer sendiri yaitu dengan membuat titik tetap bawah dan titik tetap atas
sendiri.
2.
Konsep
Skala suhu didasarkan
atas 2 titik tetap: titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik
ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama.
Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0 0C dan titik tetap
atas 100 0C (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
Pemilihan titik tetap atas dan
titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala
Kelvin. Pada skala Kelvin, 0 K artinya tidak ada energi panas sama sekali
pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadap yang lain,
sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang
mendekati 0 K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 K.
Pertemuan II dimaksudkan
untuk melatihkan kepada peserta didik bagaimana membuat skala suhu. Beberapa hal yang
perlu diperhatikan oleh guru:
1)
Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap, yaitu titik
tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini
dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik
tetap bawah: 0oC dan titik tetap atas 100oC (antara keduanya ada rentang 100
derajat).
2)
Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter
(sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, O K artinya
tidak ada energi panas sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak
relatif terhadapyang lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun
di laboratorium diciptakan
kondisi yang mendekati O K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 0K.
Contoh
hasil pekerjaan peserta didik
Termometer skala EdoTitik tetap bawah: 20oETitik tetap atas100oE
|
Benda
yang diukur
suhunya
|
Hasil
pengukuran dalam
skala Celcius
|
Hasil
pengukuran
dalam skala Edo
|
|
Tubuh
|
37
|
50
|
|
Air hangat
|
60
|
70
|
3. Prinsip
Komunikatif dan Kontekstual
50 oC = 40 R =
122 F = 323 K
4.
Prosedur
a.
Prosedur
Pembelajaran
1.
Mebangun
Konteks
2.
Pemodelan/dekonstruksi
3.
Rekonstruksi
4.
Konstruksi
b.
Materi
yang di ajarkan
1.
Menjelaskan
dasar penetapan skala suhu
2.
Menjelaskan
macam-macam skala suhu
3.
Menjelaskan
bagaimana membuat termometer dengan skala sendiri
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode :
Diskusi
3. Model : Discovery Learning
E. MEDIA PEMBELAJARAN
a. Media
: Infocus, Laptop
b. Alat
dan Bahan :
1.
Termometer
Alkohol atau Raksa dengan skala celcius
2.
Termometer
yang belum memiliki skala
3.
Air es
4.
Air
panas
5.
Spidol
6.
2 buah
ember atau bejana
7.
Alat
Pemanas Air
F. SUMBER BELAJAR
v Buku
IPA SMP Kelas VII, Puskurbuk 2013
v Buku
penunjang yang relevan (misalnya BSE CTL, internet)
G.
LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
Pertemuan Kedua (3 JP)
|
Kegiatan
|
Langkah
– langkah Model Discovery
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Menciptakan Situasi
|
Ø Guru menanyakan kehadiran siswa dan menyuruh siswa
berdo’a dan baca Al-Qur’an
Ø
Pemusatan perhatian :
Untuk
memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik tunjukkanlah hasil
pengukuran sebuah benda dengan beberapa macam skala termometer. Mintalah Peserta
Didik menyampaikan idenya tentang “mengapa angka yang ditunjukkan berbeda?”.
Ø
Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran
|
20 menit
|
|
Kegiatan inti
|
Identifikasi Masalah dan Pengumpulan Data
|
Secara berkelompok, Peserta Didik
melakukan kegiatan LKS yang dibuat guru mengacu pada buku Peserta Didik “
membuat Skala pada termometer zat cair”.
|
70 menit
|
|
Pengolahan Data dan Verifikasi
|
Peserta Didik menuliskan hasil
kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan mendiskusikan hasilnya (terus
tekankan observasi – inferensi – komunikasi). Doronglah Peserta Didik untuk
tidak takut salah.
|
|
Generalisasi
|
Konfirmasi hasilnya lebih lanjut ke
cara pembandingan skala suhu
|
|
Penutup
|
|
Lakukan refleksi serta penugasan
|
30 menit
|
H.
PENILAIAN
1. Bentuk Instrumen
|
Metode
|
Bentuk Instrumen
|
|
Tes Unjuk Kerja
|
Tes penilaian kinerja
|
a.
Lembar
Pengamatan Ketrampilan
|
No
|
Aspek
yang dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
1
|
Merumuskan
pertanyaan/masalah
|
|
|
|
|
2
|
Melakukan
pengamatan atau pengukuran
|
|
|
|
|
3
|
Menafsirkan
data
|
|
|
|
|
4
|
Mengomunikasikan
|
|
|
|
Rubriknya:
|
Aspek yang
dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
Merumuskan
pertanyaan/
Masalah
|
Masalah tidak
dirumuskan
|
Perumusan
masalah
dilakukan
dengan bantuan guru
|
Perumusan
masalah
dilakukan
secara
mandiri
(individual atau
kelompok)
|
|
Pengamatan
|
Pengamatan
tidak cermat
|
Pengamatan
cermat,
tetapi
mengandung
interpretasi
(tafsiran
terhadap pengamatan)
|
Pengamatan
cermat dan bebas interpretasi
|
|
Menafsirkan
data
|
Tidak
melakukan
penafsiran
data
|
Melakukan
analisis data,
namun tidak
melakukan
upaya
mengaitkan antarvariabel
|
Melakukan
analisis dan
mencoba
mengaitkan
antarvariabel
yang
diselidiki (atau
bentuk lain,
misalnya
mengklasifikasi)
|
|
Mengomunikasikan
|
Dilakukan
secara lisan
|
Lisan dan
tertulis, namun
tidak
dipadukan
|
Memadukan
hasil tertulis sebagai bagian dari penyajian secara lisan
|
b. Penilaian Kinerja Melakukan Percobaan
|
No
|
Aspek
yang dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
1
|
Merumuskan
masalah, hipotesis, dan merencanakan
percobaan
|
|
|
|
|
2
|
Merangkai alat
|
|
|
|
|
3
|
Melakukan
pengamatan/pengukuran
|
|
|
|
|
4
|
Melakukan
analisis data dan menyimpulkan
|
|
|
|
Rubriknya
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
1
|
Merumuskan
masalah, hipotesis, dan merencanakan percobaan
|
Tidak mampu
merumuskan
masalah,
hipotesis, dan merencanakan percobaan
|
Dilakukan
dengan bantuan
Guru
|
Dilakukan
secara mandiri
(individual
atau kelompok)
|
|
2
|
Merangkai alat
|
Rangkaian alat
tidak benar
|
Rangkaian alat
benar,tetapi tidak rapi atau tidak memperhatikan
keselamatan
kerja
|
Rangkaian alat
benar, rapi, dan memperhatikan
keselamatan
kerja
|
|
3
|
Melakukan
pengamatan/pengukuran
|
Pengamatan
tidak cermat
|
Pengamatan
cermat, tetapi
mengandung
interpretasi
|
Pengamatan
cermat dan
bebas
interpretasi
|
|
4
|
Melakukan
analisis data dan menyimpulkan
|
Tidak mampu
|
Dilakukan
dengan bantuan guru
|
Dilakukan
secara mandiri
(individual
atau kelompok)
|
c. Penilaian Produk
Hasil Percobaan
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
1
|
Hasil rumusan
pertanyaan/masalah yang akan diselidiki
|
|
|
|
|
2
|
Hasil rumusan
hipotesis
|
|
|
|
|
3
|
Hasil
perencanaan percobaan
|
|
|
|
|
4
|
Hasil
pengamatan atau pengukuran
|
|
|
|
|
5
|
Hasil analisis
dan kesimpulan
|
|
|
|
Rubriknya
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Penilaian
|
|
1
|
2
|
3
|
|
1
|
Hasil rumusan
pertanyaan/masalah yang akan diselidiki
|
Tidak berupa
masalah
|
Ada, dalam
bentuk pernyataan namun
mengarah ke
penyelidikan, atau
pertanyaan
yang tidak lengkap
|
Ada, dalam
bentuk
pertanyaan,
mengarahkan
ke
penyelidikan
|
|
2
|
Hasil rumusan
hipotesis
|
Ada, namun
tidak
berupa
hipotesis
|
Ada, sudah
mengarah ke jawaban
sementara
permasalahan, namun
tidak
mengaitkan variabel-variabel percobaan
|
Ada, dalam
bentuk
pernyataan,
mengaitkan
variabel-variabel
percobaan,
mengarahkan ke penyelidikan
|
|
3
|
Hasil perencanaan
percobaan
|
Tidak
menunjukkan
sebagai
perencanan
percobaan
|
Sudah ada
langkah-langkah perencanaan, belum seluruh langkah
yang
seharusnya ada
|
Sudah ada
langkah langkah
perencanaan,
mencakup
langkah yang seharusnya ada
|
|
4
|
Hasil
pengamatan atau pengukuran
|
Data tidak
menunjukkan
hasil
pengamatan
yang
cermat,
lengkap,
dan aman
|
Data hanya
menunjukkan dua aspek dari cermat, lengkap, aman; masih mencampurkan data
dengan inferensi
|
Data hanya
menunjukkan
dua aspek dari
cermat,lengkap, aman; bebas dari inferensi
|
|
5
|
Hasil analisis
dan kesimpulan
|
Tidak
melakukan
analisis data
(hanya
menyajikan
data,
tanpa analisis
lebih
lanjut)
|
Ada hasil
analisis data, namun tidak
melakukan upaya penyimpulan
|
Ada analisis
dan simpulan
(menjawab
masalah atau
menunjukkan kebenaran/
ketidakbenaran
hipotesis)
|
Mengetahui Lubuk
Alung, November 2016
Guru
Pamong PPL Mahasiswa
PPL
NELUL
KHAIRAT, S.Pd RAHMAN
AL HAKIM
NIP.
19630515 1989 03 2 006 NIM.
1314080216