Jumat, 03 Maret 2017

Contoh RPP Kurikulum 2013



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP 4)

Satuan Pendidikan      : SMP Negeri 2 Lubuk Alung
Mata Pelajaran            : IPA
Kelas/ Semester           : VII/ Semester I
Materi Pokok              : Suhu dan Perubahannya
Alokasi Waktu            : 3 X 40 menit

A.    TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Melalui kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menentukan skala termometer tak berskala dengan membandingkan dengan termoeter berskala.
2.      Melalui kegiatan membuat skala pada termometer, Peserta Didik dapat menjelaskan pengertian titik tetap dalam penentuan skala suhu.

B.     KOMPETENSI DASAR
3.4  Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.      Menentukan skala suhu dengan melakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermometer.
2.      Menentukan skala thermometer tak berskala dengan membandingkan dengan temometer berskala.

C.    MATERI PEMBELAJARAN

Pertemuan II : Membuat Skala Suhu Termometer (3 JP)

1.      Fakta
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah Termometer dan termometer ini jika dilihat dari skalanya juga terdapat beberapa jenis yaitu Celcius, Fahrenheit, Reamour dan Kelvin. Masing-masing termometer ini dibedakan dari titik tetap bawah dan titik tetap atasnya. Dalam hal ini kita pun bisa membuat termometer sendiri yaitu dengan membuat titik tetap bawah dan titik tetap atas sendiri.



2.      Konsep
Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap: titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0 0C dan titik tetap atas 100 0C (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, 0 K artinya tidak ada energi panas sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadap yang lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang mendekati 0 K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 K.
Pertemuan II dimaksudkan untuk melatihkan kepada peserta didik bagaimana membuat skala suhu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
1)      Skala suhu didasarkan atas 2 titik tetap, yaitu titik tetap bawah dan titik tetap atas. Sekali kedua titik ini ditetapkan, maka jarak antara dua titik ini dibagi ke dalam skala-skala yang berjarak sama. Misalnya untuk skala Celcius, titik tetap bawah: 0oC dan titik tetap atas 100oC (antara keduanya ada rentang 100 derajat).
2)     Pemilihan titik tetap atas dan titik tetap bawah bersifat arbriter (sekehendak si pembuat skala suhu), kecuali skala Kelvin. Pada skala Kelvin, O K artinya tidak ada energi panas sama sekali pada benda itu; partikel-partikel benda tidak bergerak relatif terhadapyang lain, sesuatu yang tidak ditemukan di alam ini, namun di laboratorium diciptakan kondisi yang mendekati O K. Suhu radiasi latar jagat raya ini 273 0K.
                             Contoh hasil pekerjaan peserta didik
Termometer skala EdoTitik tetap bawah: 20oETitik tetap atas100oE

Benda yang diukur
suhunya
Hasil pengukuran dalam
skala Celcius
Hasil pengukuran
dalam skala Edo
Tubuh
37
50
Air hangat
60
70


3.      Prinsip
Komunikatif dan Kontekstual
50 oC   = 40 R = 122 F  = 323 K

4.      Prosedur
a.       Prosedur Pembelajaran
1.      Mebangun Konteks
2.      Pemodelan/dekonstruksi
3.      Rekonstruksi
4.      Konstruksi
b.      Materi yang di ajarkan
1.      Menjelaskan dasar penetapan skala suhu
2.      Menjelaskan macam-macam skala suhu
3.      Menjelaskan bagaimana membuat termometer dengan skala sendiri

D.    METODE PEMBELAJARAN
1.      Pendekatan           : Saintifik
2.      Metode                  : Diskusi
3.      Model                    : Discovery Learning

E.     MEDIA PEMBELAJARAN
a.       Media                    : Infocus, Laptop
b.      Alat dan Bahan     :
1.      Termometer Alkohol atau Raksa dengan skala celcius
2.      Termometer yang belum memiliki skala
3.      Air es
4.      Air panas
5.      Spidol
6.      2 buah ember atau bejana
7.      Alat Pemanas Air

F.     SUMBER BELAJAR
v  Buku IPA SMP Kelas VII, Puskurbuk 2013
v  Buku penunjang yang relevan (misalnya BSE CTL, internet)

G.    LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan Kedua (3 JP)
Kegiatan
Langkah – langkah Model Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
Menciptakan Situasi
Ø  Guru menanyakan kehadiran siswa dan menyuruh siswa berdo’a dan baca Al-Qur’an
Ø  Pemusatan perhatian :
Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi Peserta Didik tunjukkanlah hasil pengukuran sebuah benda dengan beberapa macam skala termometer. Mintalah Peserta Didik menyampaikan idenya tentang “mengapa angka yang ditunjukkan berbeda?”.
Ø  Guru menyampaikan tujuan Pembelajaran
20 menit
Kegiatan inti
Identifikasi Masalah dan Pengumpulan Data
Secara berkelompok, Peserta Didik melakukan kegiatan LKS yang dibuat guru mengacu pada buku Peserta Didik “ membuat Skala pada termometer zat cair”.
70 menit
Pengolahan Data dan Verifikasi
Peserta Didik menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi Peserta Didik), dan mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi – inferensi – komunikasi). Doronglah Peserta Didik untuk tidak takut salah.
Generalisasi
Konfirmasi hasilnya lebih lanjut ke cara pembandingan skala suhu
Penutup

Lakukan refleksi serta penugasan
30 menit

H.      PENILAIAN
1.  Bentuk Instrumen

Metode
Bentuk Instrumen
 Tes Unjuk Kerja


 Tes penilaian kinerja


a.      Lembar Pengamatan Ketrampilan
No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan pertanyaan/masalah



2
Melakukan pengamatan atau pengukuran



3
Menafsirkan data



4
Mengomunikasikan







Rubriknya:

Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
Merumuskan pertanyaan/
Masalah
Masalah tidak dirumuskan
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan guru
Perumusan masalah
dilakukan secara
mandiri (individual atau
kelompok)
Pengamatan
Pengamatan tidak cermat
Pengamatan cermat,
tetapi mengandung
interpretasi (tafsiran
terhadap pengamatan)
Pengamatan cermat dan bebas interpretasi
Menafsirkan data
Tidak melakukan
penafsiran data
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan antarvariabel
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang
diselidiki (atau
bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Mengomunikasikan
Dilakukan secara lisan
Lisan dan tertulis, namun
tidak dipadukan
Memadukan hasil tertulis sebagai bagian dari penyajian secara lisan

b.      Penilaian Kinerja Melakukan Percobaan

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan masalah, hipotesis, dan  merencanakan percobaan



2
Merangkai alat



3
Melakukan pengamatan/pengukuran



4
Melakukan analisis data dan menyimpulkan




Rubriknya

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Merumuskan masalah, hipotesis, dan merencanakan percobaan
Tidak mampu merumuskan
masalah, hipotesis, dan merencanakan percobaan
Dilakukan dengan bantuan
Guru
Dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
2
Merangkai alat
Rangkaian alat tidak benar
Rangkaian alat benar,tetapi tidak rapi atau tidak memperhatikan
keselamatan kerja
Rangkaian alat benar, rapi, dan memperhatikan
keselamatan kerja
3
Melakukan pengamatan/pengukuran
Pengamatan tidak cermat
Pengamatan cermat, tetapi
mengandung interpretasi

Pengamatan cermat dan
bebas interpretasi
4
Melakukan analisis data dan menyimpulkan
Tidak mampu
Dilakukan dengan bantuan guru
Dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)

c.       Penilaian Produk Hasil Percobaan

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Hasil rumusan pertanyaan/masalah yang akan diselidiki



2
Hasil rumusan hipotesis



3
Hasil perencanaan percobaan



4
Hasil pengamatan atau pengukuran



5
Hasil analisis dan kesimpulan




Rubriknya

No
Aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
1
Hasil rumusan pertanyaan/masalah yang akan diselidiki
Tidak berupa
masalah
Ada, dalam bentuk pernyataan namun
mengarah ke penyelidikan, atau
pertanyaan yang tidak lengkap
Ada, dalam bentuk
pertanyaan, mengarahkan
ke penyelidikan
2
Hasil rumusan hipotesis
Ada, namun tidak
berupa hipotesis
Ada, sudah mengarah ke jawaban
sementara permasalahan, namun
tidak mengaitkan variabel-variabel percobaan
Ada, dalam bentuk
pernyataan, mengaitkan
variabel-variabel
percobaan, mengarahkan ke penyelidikan
3
Hasil perencanaan percobaan
Tidak menunjukkan
sebagai perencanan
percobaan
Sudah ada langkah-langkah perencanaan, belum seluruh langkah
yang seharusnya ada
Sudah ada langkah langkah
perencanaan,
mencakup langkah yang seharusnya ada
4
Hasil pengamatan atau pengukuran
Data tidak
menunjukkan hasil
pengamatan yang
cermat, lengkap,
dan aman
Data hanya menunjukkan dua aspek dari cermat, lengkap, aman; masih mencampurkan data dengan inferensi
Data hanya menunjukkan
dua aspek dari cermat,lengkap, aman; bebas dari inferensi
5
Hasil analisis dan kesimpulan
Tidak melakukan
analisis data (hanya
menyajikan data,
tanpa analisis lebih
lanjut)
Ada hasil analisis data, namun tidak
melakukan  upaya penyimpulan
Ada analisis dan simpulan
(menjawab masalah atau
menunjukkan kebenaran/
ketidakbenaran hipotesis)


Mengetahui                                                                            Lubuk Alung,   November 2016
Guru Pamong PPL                                                                Mahasiswa PPL



NELUL KHAIRAT, S.Pd                                                    RAHMAN AL HAKIM
NIP. 19630515 1989 03 2 006                                              NIM. 1314080216